4 Sehat 5 Sempurna Berubah Menjadi Pedoman Gizi Seimbang
4 Sehat 5 Sempurna Berubah Menjadi Pedoman Gizi Seimbang

4 Sehat 5 Sempurna Berubah Menjadi Pedoman Gizi Seimbang

Konsep pada pola makan 4 sehat 5 sempurna kini telah disempurnakan lagi kedalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Perubahan ini didasarkan pada kenyataannya bahwa konsep makanan 4 sehat 5 sempurna tidak lagi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan masalah gizi sekarang ini.

Simak ulasan konsep makanan 4 sehat 5 sempurna yang diubah menjadi Panduan Gizi Seimbang (PGS)

Makanan 4 sehat 5 sempurna

makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan usaha pola makan sehat yang telah dilakukan oleh pemerintah sejak tahun 1955 agar masyarakat memahami pola makan yang sehat.

Prinsip pola makan sehat ini diperkenalkan oleh Bapak Jezi Indonesia Prof Poorwo Soedarmo. Hal ini mengacu pada Empat Prinsip Dasar Amerika Serikat yang diperkenalkan pada tahun 1940-an.

makanan 4 sehat 5 sempurna termasuk menu yang terdiri dari makanan utama, lauk pauk, sayuran, buah-buahan dan susu sebagai pelengkap menu.

Prinsip ini menekankan pentingnya empat jenis makanan sehat, yaitu:

  • Kalori sebagai sumber energi dalam makanan pokok
  • Protein sebagai sumber bahan penyusun lauk pauk
  • Vitamin dan mineral untuk memberi makan sayuran dan buah-buahan.
  • Suplemen nutrisi umum dalam susu

Prinsip makanan 4 sehat 5 sempurna berhasil menanamkan pemahaman akan pentingnya gizi dan kemudian mengubah perilaku konsumsi masyarakat Indonesia.

Namun, prinsip makanan 4 sehat 5 sempurna saat ini sudah tidak berlaku lagi karena tidak sesuai dengan perkembangan dan permasalahan gizi saat ini. Kemudian pemerintah mengganti prinsip pangan ideal 4 sehat 5 sempurna dengan pedoman gizi seimbang.

Pelajari pedoman gizi seimbang

Pedoman Gizi Seimbang merupakan dasar dari Prinsip Panduan Gizi untuk Diet Seimbang yang muncul sebagai hasil kesepakatan pada Konferensi Pangan Dunia di Roma pada tahun 1992. Prinsip ini diyakini mampu mengatasi beban ganda masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2014, Pedoman Gizi Seimbang bertujuan untuk memberikan pedoman makan dan perilaku yang sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Panduan ini didasarkan pada 4 prinsip:

Makan makanan yang bervariasi

Nasi adalah sumber utama kalori, tetapi sedikit akan vitamin dan mineral. Sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat, tetapi rendah kalori dan protein. Ikan merupakan sumber protein utama, tetapi rendah kalori.

Nah, jika asupan tersebut tidak digabung, maka bukan tidak mungkin akan terjadi kekurangan gizi yang pada akhirnya berujung pada munculnya berbagai penyakit.

Membiasakan perilaku hidup bersih

Dengan membiasakan hidup dengan bersih, Anda akan terhindar dari kuman, virus, dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.

✅ BACA JUGA  Pedoman Asupan Gizi Seimbang Dalam Pola Hidup Sehat

Karena penyakit infeksi pada umumnya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi status gizi seseorang khususnya anak. Seseorang dengan penyakit yang menular mengalami penurunan nafsu makan yang tinggi, dan karenanya hal itu, jumlah dan jenis nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akan berkurang.

melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang mencakup semua jenis aktivitas tubuh termasuk olahraga juga merupakan upaya untuk menyeimbangkan pengeluaran dan konsumsi zat gizi. Selain itu, aktivitas sehat ini juga dapat memperlancar sistem metabolisme pada organ pencernaan tubuh, termasuk metabolisme zat gizi.

Menjaga dan mengontrol berat badan

Bagi sebagian orang dewasa, indikator adanya keseimbangan nutrisi dalam tubuh adalah tercapainya berat badan yang ideal. Indikator ini dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT).