Istilah-Istilah Dasar Yang Digunakan Dalam Trading Forex
Istilah-Istilah Dasar Yang Digunakan Dalam Trading Forex

Istilah-Istilah Dasar Yang Digunakan Dalam Trading Forex

Trading Forex- Investasi merupakan salah satu upaya finansial yang dapat dilakukan seseorang untuk memperoleh keuntungan (return) di masa yang akan datang.

Beberapa jenis investasi yang bisa dilakukan adalah, mulai dari tabungan, deposito, reksa dana, pasar saham, dan aset kripto hingga membeli aset lain yang kemungkinan akan memiliki nilai tambah di masa depan.

Selain jenis-jenis investasi yang telah disebutkan, ada cara lain yang mungkin bisa Anda lakukan untuk mendapatkan keuntungan, yaitu dengan melakukan aktivitas jual beli di pasar keuangan atau yang biasa disebut dengan trading.

Untuk trading, Anda dapat menggunakan instrumen berupa pasar saham, aset kripto, dan foreign exchange (Forex).

Semua jenis aktivitas yang ada di pasar keuangan pada dasarnya baik. Yang paling utama adalah dapat memahami profil resiko pribadi Anda dan tujuan keuangan yang ingin Anda capai di masa depan sebelum terlibat dalam aktivitas tersebut.

Dari sekian banyak instrumen keuangan yang telah disebutkan, ternyata masih banyak orang yang masih belum mengetahui tentang Forex. Di Indonesia sendiri, forex dikenal dengan nama valuta asing (valas).

Seperti namanya, valuta asing atau trading forex adalah transaksi valuta asing. Secara global, volume transaksi valas lebih besar daripada transaksi saham.

Hal ini dikarenakan banyak orang yang harus melakukan berbagai kebutuhan transaksi, seperti halnya pembayaran utang, ekspor, impor dan perjalanan ke luar negeri.

Selain kebutuhan tersebut, forex juga merupakan salah satu aset trading. Trading forex ditandai dengan adanya volatilitas yang tinggi karena fluktuasi harga yang cepat.

Dengan demikian, instrumen ini memiliki tingkat pengembalian keuntungan yang sangat tinggi dan resiko kerugian yang tinggi pula.

Sebelum melakukan trading, ada baiknya anda mengetahui istilah-istilah dasar yang digunakan dalam transaksi forex, seperti jenis transaksi, leverage, margin, lotpips, dan arah pergerakan harga (naik, turun, dan sideways).

Berikut ulasan lengkapnya:

1. Jenis-jenis transaksi

Sebelum melakukan trading, Anda harus memahami berbagai jenis transaksi forex. Ada beberapa jenis transaksi yang ditawarkan, antara lain spot forex, transaksi forward, transaksi swap, transaksi option, dan transaksi futures.

Yang terakhir, saat ini banyak broker yang sudah menyediakan fasilitas transaksi kontrak berjangka untuk trading forex.

Umumnya, transaksi berjangka atau futures ini mengharuskan trader untuk membeli atau menjual sejumlah aset dasar pada harga dan waktu yang sudah di tentukan di masa depan.

  • Harga pada posisi tertentu biasa disebut dengan harga berjangka (futures price).
  • Sedangkan harga aset dasar pada tanggal penyerahan disebut dengan harga penyelesaian (settlement price).
  • Kemudian, tanggal mendatang disebut sebagai tanggal pengiriman (delivery date) atau tanggal penyelesaian akhir (final settlement date).

2. Leverage

Leverage adalah fasilitas pinjaman yang akan ditawarkan oleh pihak broker kepada para trader. Fungsinya adalah untuk meningkatkan daya beli atau modal pedagang dengan persentase tertentu.

Besarnya leverage mulai dari 1:20, 1:50, 1:100, 1:1.000, dan seterusnya. Misalnya, Anda hanya memiliki modal sebesar 1 juta rupiah. Saat menggunakan fasilitas leverage 1:100, Anda akan memiliki kemampuan untuk membeli 100 kali lebih banyak dari modal Anda. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan transaksi sampai dengan Rp 100 juta.

3. Margin

Untuk melakukan leverage, trader biasanya di haruskan menyediakan sejumlah uang tertentu yang akan di gunakan sebagai jaminan transaksi. Contoh mudahnya, jika Anda ingin menggunakan fasilitas leverage 1:100, Anda harus memiliki margin sebanyak 1 persen.

✅ BACA JUGA  Trading Forex Tanpa Modal

Dengan kata lain, Anda sebagai calon trader harus menyediakan modal minimal 1 persen dari nilai dana yang ingin Anda tradingkan. Jika seorang trader tidak dapat atau gagal menyediakan jumlah dana minimum, akun tradingnya akan berada dalam mode margin call.

Selama dalam mode margin call, semua posisi perdagangan dibuka dan akun akan ditutup secara otomatis oleh sistem.

4. Lot dan Pip

Orang-orang biasanya sudah akrab dengan istilah lot dari pasar saham. Meski memiliki nama yang sama namun, kontrak di pasar saham dan forex memiliki ukuran transaksi yang berbeda.

Di pasar saham, satu lot artinya sama dengan 100 saham perusahaan. Sementara pada forex, satu lot standar di forex memiliki arti 100.000 ukuran kontrak. Ada juga 1 lot mini atau 0,1 lot standar yang memiliki arti 10.000 ukuran kontrak.

Jika Anda sudah memahami istilah lot tersebut, Anda juga harus tahu arti dari pip. Pip atau points adalah unit terkecil dari perubahan harga di pasar forex. Secara umum, pip dihitung dari empat angka setelah koma.

Misalnya, jika pasangan mata uang EUR/USD yang Anda investasikan turun yang awalnya 1,1645 menjadi 1,1635, ini berarti pipsnya turun sebanyak 10 pips.

5. Tren Pergerakan Harga

Seperti yang disebutkan sebelumnya, trading forex ditandai dengan volatilitas yang tinggi. Tren pergerakan harga biasanya berubah dengan cepat.

Untuk memudahkan para trader melakukan kegiatan transaksinya, ada istilah-istilah tertentu yang biasanya menggambarkan arah pergerakan harga. Tiga istilah utama yang sering digunakan yaitu adalah bullish, bearish dan sideways.

Bullish adalah tren pergerakan harga yang cenderung naik atau up trend. Sedangkan bearish adalah kebalikannya atau biasa di sebut dengan downtrend. Sementara itu, sideways adalah arah gerakan yang stabil atau datar.

Itulah beberapa istilah yang harus Anda ketahui sebelum mencoba melakukan trading forex. Setelah mengetahui istilah-istilah tersebut, langkah Anda selanjutnya adalah menyiapkan cold money khusus untuk mulai trading forex.

Selain itu, Anda juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang forex serta memilih broker yang dapat diandalkan untuk trading.

Pilihlah broker yang legal dan sudah memiliki izin resmi dari Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) serta memiliki rekening dana untuk klien tersendiri, seperti misalnya MIFX Indonesia dari PT Monex Investindo Futures.

Selain itu, MIFX Indonesia juga memberikan edukasi yang komprehensif bagi trader pemula yang ingin mempelajari forex lebih lanjut melalui program MIFX Academy.

Materi edukasi forex disajikan dalam berupa video animasi seru yang dapat diakses secara gratis oleh para trader. Dengan demikian, calon trader dapat dengan mudah memahami materi dan siap untuk menjadi seorang trader yang handal.