Hari Kesehatan Sedunia: Ciptakan Dunia Lebih Sehat Dan Adil
Hari Kesehatan Sedunia: Ciptakan Dunia Lebih Sehat Dan Adil

Hari Kesehatan Sedunia: Ciptakan Dunia Lebih Sehat Dan Adil

Tanggal tujuh April setiap merayakan Hari Kesehatan Sedunia. Hari ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan.

Tidak hanya menciptakan kesadaran, peringatan ini juga memprioritaskan area yang menjadi perhatian dan perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sejak diluncurkan pada tahun 1950, peringatan ini ditujukan untuk berbagai masalah kesehatan. Dari kesehatan mental, ibu dan anak, hingga perubahan iklim, yang mengikuti tema yang berbeda setiap tahunnya.

Pada peringatan ini, Hari Kesehatan Sedunia 2021 mengambil tema “Membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat untuk semua orang”.

Mengutip laman Organisasi Kesehatan Dunia, pandemi Covid-19 telah menghancurkan kehidupan banyak orang. Pandemi merupakan masalah kesehatan yang berdampak besar pada aspek kehidupan lainnya, mulai dari menciptakan kemiskinan baru, krisis pangan, hingga ketidaksetaraan gender.

BACA JUGA  Manfaat Komsumsi Bayam Untuk Tubuh #14

“Kami tindakan untuk menghilangkan ketidaksetaraan kesehatan, sebagai bagian dari kampanye global selama setahun untuk memotret orang-orang untuk membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat,” tulis WHO.

Tujuan tersebut adalah prinsip konstitusional WHO bahwa menikmati standar kesehatan tertinggi adalah salah satu setiap manusia tanpa memandang ras, agama, keyakinan politik, kondisi dan sosial.

Di Indonesia, momen Hari Kesehatan Sedunia dijadikan sebagai pengingat oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) bahwa penyakit jantung tetap menjadi ancaman. Studi Kesehatan Dasar Riskesdas 2018 melaporkan bahwa hingga 15 dari setiap 1.000 orang di Indonesia dapat menderita penyakit jantung.

Olahraga lebih dianjurkan untuk mencegah penyakit jantung. Di tengah pandemi, bersepeda menjadi olahraga yang direkomendasikan.

BACA JUGA  Buah Srikaya Kaya Akan Manfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Hari Kesehatan Sedunia adalah langkah resmi pertama Organisasi Kesehatan Dunia sejak didirikan pada tahun 1945.
Salah satu penyebab penyakit dan stroke kardiovaskular adalah kurang berolahraga. Untuk menjaga kesehatan jantung, lakukan olahraga, seperti bersepeda misalnya. Berolahraga setiap hari dalam seminggu.

Jika Anda tidak punya waktu, lakukan latihan intensitas sedang. 5 kali seminggu selama 30 menit, kata dr Isman Firdaus, SpJP(K) dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

YJI merekomendasikan untuk mempersiapkan tubuh Anda sebelum Anda mengendarai sepeda. Jika Anda sudah lama tidak berolahraga, berolahraga secara perlahan dan jangan menjelajah diri.

Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa kesehatan secara rutin dan melakukan pola olahraga yang teratur dan seimbang.