Cara Mencegah Osteoporosis Di Usia Muda
Cara Mencegah Osteoporosis Di Usia Muda

Cara Mencegah Osteoporosis Di Usia Muda

Cara Mencegah Osteoporosis Vneews – Osteoporosis, atau tulang keropos, dikenal sebagai penyakit orang lanjut usia (lansia).Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Osteoporosis di usia muda pun bisa terjadi karena alasan tertentu.

Ketika banyak orang khawatir tentang kesehatan tulang setelah penuaan, mungkin sudah terlambat.

Apalagi, sangat mungkin osteoporosis bisa terjadi pada seseorang tanpa gejala yang terlihat.

Pada usia muda, terjadinya gangguan hormonal, haid tidak teratur, konsumsi obat-obatan yang mengandung perangsang. Beberapa penyakit dapat menjadi penyebab osteoporosis di usia muda.

Risiko Anda terkena osteoporosis di usia muda juga bisa lebih tinggi jika sebelumnya Anda pernah memiliki masalah medis tertentu, seperti:

  • Lupus
  • Penyakit celiac
  • Penyakit ginjal atau penyakit hati
  • Kanker
  • Radang sendi

Jika Anda mampu menjaga tulang agar tetap kuat di usia muda, kemungkinan besar Anda akan terbebas dari osteoporosis di usia tua.

BACA JUGA  10 Makanan yang Bisa Membantu Tidur Malam Lebih Nyenyak

Cara Mencegah Osteoporosis Di Usia Muda Sejak Dini

Melangsir launching buku Kesehatan Tulang (2013) karya Pangkalan Ide, ada beberapa cara pencegahan osteoporosis yang bisa dilakukan di usia muda.

Berikut beberapa caranya mencegah osteoporosis di usia muda:

  • Konsumsi makanan yang kaya kalsium
  • Konsumsi makanan yang kaya vitamin C
  • Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin D karena dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh
  • Melakukan olahraga secara teratur, terutama memilih olahraga yang dapat membebani tulang seperti angkat besi
  • Hindari rokok dan alkohol

Semakin cepat kita mengetahuinya osteoporosis di usia muda, semakin baik

Sementara itu, sama seperti penyakit lainnya, semakin cepat Anda mengetahui kondisi tulang Anda, semakin baik.

Dengan cara ini, jika tulang menunjukkan kecenderungan menjadi rapuh, seseorang dapat segera menentukan langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki atau mencegah kerusakan lebih lanjut.

Jika Anda menderita osteoporosis, anda jelas akan merugi. Ada banyak gejala atau cacat yang dimiliki seseorang dengan osteoporosis.

Berikut adalah beberapa Gejala Osteoporosis di antaranya:

  • Badan bisa jadi lebih pendek dari kasus sebelumnya.
  • Badan melengkung atau membungkuk karena kelengkungan tulang yang bisa semakin tumbuh
  • Celakanya, jika jatuh akan mudah patah dan hasilnya menjadi cacat permanen.
BACA JUGA  Sejumlah Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan Tubuh

Perbedaan Osteoporosis pada pria dan wanita

Kerusakan tulang bisa terjadi sejak usia 30 tahun. Pada usia ini, pertumbuhan tulang baru lebih lambat daripada proses kerusakan.

Pada pria, produksi testosteron yang rendah dapat membuat tingkat kerusakan tidak dapat mengikuti pertumbuhan tulang baru.

Namun, karena tulang pria lebih padat dan penurunan produksi testosteron tidak begitu banyak, proses kerusakan tulang mungkin terjadi lebih lambat daripada pada wanita.

Pada wanita, kerusakan tulang dapat terjadi lebih cepat karena efek dari berkurangnya produksi estrogen yang terjadi selama kehamilan atau gangguan menstruasi, serta kurangnya gerakan.

Kerusakan tulang pada wanita menjadi lebih terlihat sebelum menopause, pada usia 45 hingga 55 tahun.

Melangsir Osteoporosis: Panduan Lengkap untuk Menjaga Kesehatan Tulang Anda (2003) Oleh Felicia Kosman, MD, Direktur Klinis Yayasan Osteoporosis Nasional AS Salah satu faktor terpenting dalam mencegah osteoporosis adalah menghilangkan atau mengurangi faktor risiko.

BACA JUGA  Mitos Atau Fakta, Semangka Bisa Obati Gangguan Ginjal Akut?

Beberapa faktor Osteoporosis antara lain:

  • Merokok
  • Konsumsi Obat-obatan tertentu
  • Konsumsi alkohol
  • Asupan vitamin B dan kalsium yang tidak memadai
  • Tidak terkena sinar matahari

Osteoporosis bisa Merusak tulang

Pada orang dewasa, hingga usia 40 tahun, asupan kalsium yang cukup dapat membantu menjaga kepadatan tulang, terutama di bagian pinggul.

Sementara itu, pada wanita pramenopause, pascamenopause, dan lanjut usia, asupan kalsium yang cukup dapat mengurangi laju pengeroposan tulang meskipun sebenarnya tidak mencegah pengeroposan tulang.

Normal untuk kehilangan beberapa kalsium setiap hari melalui ekskresi (urin dan feses), keringat, dan paru-paru saat bernafas.

Oleh karena itu, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi kalsium yang cukup setiap hari untuk mengembalikan kalsium yang hilang.

Jika kebutuhan kalsium tidak dapat terpenuhi, tubuh secara otomatis mengambil kalsium dari tulang yang berperan sebagai penyimpan kalsium utama.

Kondisi ini membuat tulang menjadi lemah dan rentan patah demi mempertahankan fungsi tubuh lainnya yang paling penting untuk kelangsungan hidup.

Menjaga kadar kalsium sangat penting agar jantung, arteri, saraf, dan otot dapat berfungsi secara normal.

Kata Kunci : menjaga kesehatan di usia 55 tahun