Beberapa Faktor Performa Lionel Messi Menurun Di PSG
Lionel Messi berbicara dengan sang pelatih, Mauricio Pochettino, saat pergantian pemain di laga Paris Saint-Germain vs Olympique Lyon, Senin (20/9/2021) dini hari WIB.(AFP/FRANCK FIFE)

Beberapa Faktor Performa Lionel Messi Menurun Di PSG

Faktor Performa Lionel Messi Menurun Di PSG- Lionel Messi harus bisa membuktikan performa terbaiknya pada Paris Saint Germain (PSG) setelah kehadirannya dari Barcelona di bursa transfer untuk musim panas 2021.

Messi atau panggilan akrabnya La Pulga, bergabung dengan raksasa Prancis pada bulan Agustus 2021 setelah ia gagal memperpanjang kontraknya dengan Barcelona.

Messi hanya tampil dalam tiga pertandingan untuk PSG dalam musim ini. Messi hanya memainkan dua pertandingan di Liga Prancis, di mana ia bermain 100 menit tanpa mencetak gol.

Messi juga tampil sekali pada pertandingan Liga Champions musim ini tanpa mencetak skor.

Tidak hanya gagal dalam mencetak gol, pemain berusia 34 tahun itu juga tidak membantu Paris Saint Germain (PSG) dalam tiga pertandingan pada musim ini.

Belakangan ini, Messi sempat bermasalah dengan pelatih PSG Mauricio Pochettino. Messi menolak jabatan tangan dengan Pochettino saat diusir keluar lapangan pada pertandingan Ligue 1 Prancis Lyon, Senin (20/9).

BACA JUGA  Paris Saint Germain Vs Metz, PSG Tanpa Messi Kesusahan

Dalam laga tersebut, Lionel Messi hanya bermain dalam waktu 76 menit sebelum digantikan oleh Achraf Hakimi.

Masalah Messi di PSG terus bertambah. Kini, La Pulga mengalami cedera lutut bagian kiri. Dan cederanya terus berlanjut, memaksa Messi harus absen melawan Metz di Liga Prancis, dan diragukan tampil melawan Manchester City di Liga Champions, Rabu (29/9) dini hari WIB.

Lantas, apa sajakah masalah yang membuat Messi kesulitan beradaptasi dengan PSG. Berikut 5 faktor yang membuat Messi lamban di PSG.

1. Masalah pribadi

Meski sudah tiba di Prancis pada bulan Agustus 2021, Messi dan keluarganya belum mendapatkan tempat tinggal tetap saat berada di Paris.

Mereka saat ini masih menginap di Royal Monceau, hotel bintang lima dengan harga sewa £17.000, sekitar 330 juta per malam.

Messi tertarik untuk menandatangani rumah mewah di luar Paris seharga £ 41m. Namun, Lionel Messi telah membatalkan kontrak setelah pemiliknya meminta tambahan £8,500 sebulan setelah mengetahui bahwa Messi tertarik dengan tempat hunian tersebut.

BACA JUGA  Paris Saint Germain Bermain Tanpa Messi Saat Melawan Metz

2. Cedera

Paris Saint-Germain mengumumkan, bahwa Lionel Messi mengalami cedera lutut bagian kiri usai pertandingan melawan Lyon pada Liga Prancis.

Cedera tersebut membuat Messi kewalahan dalam beberapa pertandingan bersama Paris Saint-Germain. Messi absen pada pertandingan melawan Metz di Liga Prancis, Kamis (23/9) dini hari WIB.

La Pulga dipastikan juga akan tampil bersama Paris Saint-Germain dalam laga penting melawan Manchester City di Liga Champions, Rabu (29/9) dini hari WIB.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti kapan Messi akan kembali bermain ke lapangan. Jelas cedera ini akan mengganggu proses adaptasi Messi pada Paris Saint-Germain.

3. Homesick

Homesick atau kerinduan Messi kepada Barcelona menjadi salah satu faktor penghambat perkembangan karier La Pulga di PSG.

Pada konferensi pers perpisahan Messi dengan Barcelona pada bulan Agustus lalu, Lionel Messi menyatakan keinginannya untuk tetap bersama Blaugrana. Namun, regulasi La Liga mencegah Barcelona memperpanjang kontrak Messi.

Messi berkata: “Saya percaya untuk tinggal di sini di Barcelona. Ini adalah rumah saya, rumah kami. Saya ingin tinggal di Barcelona dan ini adalah rencananya. Tapi pada hari ini saya harus mengucapkan selamat tinggal setelah mengorbankan seluruh hidup saya di sini.” kata Messi pada konferensi pers.

BACA JUGA  Paris Saint Germain Bermain Tanpa Messi Saat Melawan Metz

“Saya sangat sedih karena saya tidak ingin meninggalkan klub ini. Saya mencintai Barcelona dan saya ingin bertahan di sini, kontrak saya sudah siap. Saya telah melakukan semua yang saya bisa untuk bertahan.”

Namun, keinginan Messi untuk bertahan di Barcelona tidak terwujud setelah Blaugrana tidak memperpanjang kontrak La Pulga yang berakhir pada bulan Juni 2021.

4. Bukan Pemain Andalan

Tidak diragukan lagi bahwa Messi adalah pemain utama di Barcelona, ​​tetapi hal ini berkebalikan di Paris Saint-Germain.

Pasalnya, mantan rekan setimnya di Barcelona Neymar dan bintang Prancis Kylian Mbappe merupakan dua pemain terbaik yang mewakili pemain andalan Paris Saint-Germain.

Hal tersebut sangat terlihat jelas setelah Neymar dan Mbappe tetap berada di lapangan saat melawan Lyon, sedangkan Lionel Messi yang digantikan oleh Achraf Hakimi.