Rempah-Rempah Jaga Daya Tahan Tubuh Mudah Ditemukan
Kunyit, jahe, dan temulawak bisa menjadi jamu penangkal virus corona.

Rempah-Rempah Jaga Daya Tahan Tubuh Mudah Ditemukan

Memberi asupan makan tubuh makanan tertentu dapat membantu menjaga sistem kekebalan imunitas tubuh tetap kuat. Rempah-rempah merupakan salah satu jenis bahan makanan yang dapat menjaga daya tahan tubuh. Bahan makanan herbal sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh.

Daya tahan tubuh atau kekebalan merupakan bagian penting dari kesehatan. Sistem kekebalan tubuh merupakan tameng tubuh untuk mempertahankan diri dari segala gangguan yang mengancamnya. Daya tahan tubuh yang lemah membuat tubuh rentan terhadap penyakit.

Risiko infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri selalu ada. Apalagi dengan mewabahnya virus Corona, sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sangat mudah untuk menemukan dan mengolah rempah-rempah ini. Anda bahkan bisa mendapatkan campuran rempah-rempah ini dalam jamu yang dijual di pasaran. Berikut rempah-rempah yang bisa jaga daya tahan tubuh mudah kita jumpai!

Jahe

Jahe adalah tanaman yang mengandung antioksidan kuat yang telah terbukti secara alami meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jahe dapat membantu mengurangi infeksi seperti sakit tenggorokan, mual, dan sakit perut. Gingerol, zat bioaktif dalam jahe segar, dapat membantu mengurangi dan menurunkan risiko infeksi.

Jahe juga dapat mencegah pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Jahe segar yang baru diambil dari kebun juga efektif melawan RSV, penyebab umum infeksi pernapasan.

✅ BACA JUGA  Latihan Daya Tahan Tubuh Untuk Meningkatkan Stamina

Jahe sangat mudah ditemukan dan dikonsumsi. Anda bisa mengambil air jahe dengan mengiris jahe dan merebusnya dengan air. Air jahe juga dapat diminum secara rutin untuk menjaga stamina tubuh. Jahe juga hadir dalam bentuk bubuk sebagai campuran masakan dan suplemen nutrisi .

Kunyit

Mengkonsumsi kunyit adalah cara alami untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan kemampuan tubuh untuk imunomodulasi kekebalan tubuh. Kunyit mengandung curcumin, zat dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat bagi tubuh kita.

Kunyit merupakan rempah-rempah yang memiliki sifat detoksifikasi yang mampu mengeluarkan racun penyebab berbagai macam-macam penyakit. Curcumin yang terkandung pada kunyit merupakan zat bioaktif yang melawan peradangan pada tingkat molekuler. Kunyit dapat mengobati banyak penyakit yang berhubungan dengan peradangan, mulai dari kanker, penyakit kardiovaskular, radang sendi, dan aterosklerosis.

Kunyit hadir dalam berbagai bentuk sebagai jamu herbal kunyit asam , suplemen gizi, dan bumbu masakan.

Bawang Putih

Bawang putih merupakan rempah-rempah yang mudah ditemukan di hampir setiap dapur di dunia. Bawang putih tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Bawang putih dapat melawan infeksi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sifat meningkatkan kekebalan bawang putih tampaknya berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang, seperti alliin.

Pada saat bawang putih dikunyah atau dihancurkan, senyawa yang terkandung dalam bawang putih berubah menjadi allicin, yang merupakan bahan aktif utama dalam bawang putih. Senyawa ini telah terbukti meningkatkan respons terhadap beberapa virus, seperti virus yang menyebabkan pilek atau flu.

✅ BACA JUGA  7 Makanan Yang Baik Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh!

Cengkeh

Cengkeh merupakan rempah-rempah yang mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan penyakit. Eugenol dalam cengkeh juga memiliki kemampuan untuk membantu menenangkan infeksi dan melawan bakteri penyebab penyakit.

Sebuah studi tabung menunjukkan bahwa minyak esensial cengkeh efektif dalam membunuh tiga jenis bakteri yang umum. Ini termasuk Escherichia coli, sejenis bakteri yang dapat menyebabkan kram, diare, kelelahan, dan bahkan kematian. Pad kuncup bunga cengkeh kering mengandung senyawa yang membantu meningkatkan sistem imun tubuh dengan meningkatkan jumlah sel darah putih.

Cengkeh dapat dikonsumsi sebagai teh herbal dengan menyeduh atau merebusnya. cengkeh juga bisa dimasukkan sebagai penyedap dalam berbagai masakan.

Kayu manis

Antioksidan yang terkandung dalam kayu manis memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit. Kayu manis juga mengandung beberapa sifat antibakteri dan antijamur yang sangat kuat. Minum air dari rebusan kayu manis dapat membantu mencegah penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Penyakit ini termasuk penyakit yang merupakan disebabkan oleh bakteri Staphylococcus, Salmonella, dan E.coli.

Sifat antimikroba yang didapat dari air rebusan kayu manis dapat mencegah infeksi kulit dan mempercepat penyembuhan luka. Selain disamping itu, efek antibakteri kayu manis dapat mencegah kerusakan gigi dan membantu mengurangi bau mulut.

✅ BACA JUGA  Rekomendasi Multivitamin Untuk Daya Tahan Tubuh

Kencur

Kencur memiliki sifat anti inflamasi yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Tanaman kencur mengandung minyak atsiri seperti borneol, kamper, cineole, etil alkohol yang membantu mengobati sakit tenggorokan, membersihkan lendir yang menyumbat hidung, dan juga menghangatkan tubuh.

Antibakteri dalam kencur mampu mencegah gangguan pencernaan, pernafasan dan organ lainnya. Sifat anti-inflamasi dan antibakteri lengkuas dapat membunuh bakteri dan mengobati diare dengan cepat.

Kencur dapat dengan mudah ditemukan dan dikonsumsi. Salah satu produk kencur yang populer adalah jamu beras kencur.

Temulawak

Temulawak memiliki sifat anti inflamasi dan anti inflamasi. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk menghindari risiko penyakit. Sifat antibakteri dan antijamurnya juga membuat tubuh kebal terhadap infeksi.

Temulawak juga dikenal luas sebagai penambah daya tahan tubuh. Temulawak dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh, membuat tubuh terasa bugar dan segar. Temulawak dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui hati. Ramuan ini juga membantu ginjal untuk menyaring sisa metabolisme dan racun yang masuk ke dalam tubuh. Temulawak melindungi hati dari senyawa berbahaya yang dapat merusak hati kita.