Sistem Agroforestri yang Diterapkan di Perkebunan Kopi
Luas lahan perkebunan kopi di Solok saat ini mencapai 6.900 hektare untuk jenis Arabica dan 11.000 hektare untuk Robusta. Foto : kinhtevadubao.vn

Sistem Agroforestri yang Diterapkan di Perkebunan Kopi

Perkebunan KopiSistem agroforestri merupakan perpaduan antara agrobisnis pertanian dan kehutanan. Di Indonesia, sistem ini sering disebut sebagai “wanatani” yang merupakan gabungan dari kata “wana” dan “tani” yang berarti hutan pertanian.

Agroforestri diharapkan dapat bermanfaat dalam mencegah perluasan lahan kritis, melestarikan hutan, meningkatkan kualitas pertanian, mengatasi masalah alih fungsi lahan, dan mengatasi masalah ketersediaan pangan. Sistem antarmuka ini memiliki banyak manfaat bagi lingkungan.

Konsep agroforestri dipelopori oleh tim Canadian International Development Center yang mengidentifikasi prioritas pembangunan di sektor kehutanan di negara berkembang, sekitar tahun 1970-an. Tim menyimpulkan bahwa hutan di negara berkembang kurang dimanfaatkan karena terbatas pada hutan alam dan spesies tumbuhan terbatas.

Lahan yang ditanami beberapa jenis tanaman hijau dapat membantu menyerap karbon dioksida dan emisi karbon yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Di sektor penanaman perkebunan kopi, sistem ini menggunakan pohon peneduh sebagai komponen penting yang dapat mempengaruhi produksi perkebunan kopi. Beberapa jenis pohon yang ditanam sebagai sarana kopi terbukti berhasil memberikan tambahan pendapatan bagi petani.

BACA JUGA  Kantongi Lisensi OJK, TaniFund Gelontorkan Dana Rp 700 M ke Petani

Elok Mulyoutami, peneliti gender bekerjasama dengan World Agroforestry (ICRAF) mengatakan pada webinar bertajuk “Gender Equality in Coffee Agroforestry Practices” yang dilakukan secara online Kamis, 10 Juni 2021.

“Dalam skala yang lebih besar, sistem ini secara bersamaan membantu meningkatkan ketahanan pangan dan ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim,” tambahnya.

Apa Kelemahannya?

Apa Kelemahannya?
Salah satu petani kopi di perkebunan Kawisari siap memanen biji kopi(dok. Kawisari Coffee & Eatery)

Selain kelebihan, agroforestri juga memiliki beberapa kekurangan. Seseorang dapat mengurangi hasil tanaman pokok karena pohon yang ada akan bersaing untuk mendapatkan nutrisi, sinar matahari, dan air.

“Selain itu diperlukan biaya tambahan untuk pembelian beberapa jenis bibit tanaman pendamping,” kata Abiater.

Sistem ini juga menyebabkan pohon tidak sesuai dengan kegiatan pertanian. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan biaya tenaga kerja selama pemrosesan.

BACA JUGA  Cara Memulai Usaha Pertanian Yang Baik Dan Benar

Dijelaskannya, “pelaksanaan agroforestri harus dilakukan dengan langkah dan perhitungan yang benar agar tidak menimbulkan kerugian”. (Dinda Rizki Amalia Sergar)

Sudah Lama Sekali di Terapkan

Elok melanjutkan, “Petani Indonesia sudah lama menerapkan sistem budidaya agroforestri kopi di perkebunan kopi dengan cara sederhana, yaitu menanam pohon pelindung agar biji kopi tidak terkena sinar matahari langsung. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, petani mulai menggunakan sistem tanam agroforestri kopi yang lebih kompleks dengan cara menanam tanaman yang dapat berfungsi sebagai pohon peneduh dan menghasilkan pendapatan tambahan.

Beberapa jenis tanaman yang biasa digunakan dalam sistem penanaman perkebunan kopi agroforestri adalah gamal, mahoni, alpukat, durian, lada, jingkol, pisang, cabai, dan masih banyak jenis tanaman lainnya. Tanaman yang dipilih dapat berupa tanaman semusim atau tanaman yang dapat dipanen sewaktu-waktu.

BACA JUGA  Cerita Petani Sukses Dari Nol, Sekarang Jadi Pengusaha

“Dengan menerapkan sistem ini, petani di perkebunan kopi bisa menanam beberapa jenis tanaman dalam satu masa panen. Misalnya menanam tanaman berakar besar seperti durian atau alpukat di ujungnya, kemudian menanam cabai di sela-sela gundukan tanah untuk menanam kopi,” kata abiator. Anggota Koperasi Klasik Beans dan pendiri Adena Coffee Indonesia.

Manfaat Detoks kopi untuk Bagi Tubuh

  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Suasana hati membaik
  • Penurunan berat badan
  • Mulut sehat