Asruron: Selain Halal MUI Sebut Vaksin Zifivax Punya Efikasi 81%
Ketua MUI bidang Fatwa dan Urusan Halal Asrorun Niam Sholeh, saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (8/1/2021). (ANTARA/HO-Majelis Ulama Indonesia)

Selain Halal MUI Sebut Vaksin Zifivax Punya Efikasi 81% Begini Jelasnya

Selain Halal MUI Sebut Vaksin Zifivax Punya Efikasi 81%- Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru saja menetapkan bahwa selain halal MUI sebut vaksin zifivax punya efikasi 81%.

Departemen Fatwa MUI Asruron Niam Sholeh juga mengatakan bahwa selain halal mui sebut vaksin zifivax punya efikasi 81% dan telah diuji secara klinis di Indonesia dengan menggunakan sampel Indonesia.

Vaksin Zifivax juga diklaim efektif untuk mengatasi Covid-19 varian Delta.

“Vaksin (zifivax) sudah teruji klinis di Indonesia dengan sampel dari orang Indonesia dan terbukti punya efikasi 81 persen bekerja dengan baik, termasuk untuk yang varian Delta,” kata Asruron.

Dalam pemeriksaan tim auditor LPOM, Panitia Fatwa MUI, juga mengatakan tidak ditemukan adanya penggunaan barang haram dan/atau najis pada bahan dan juga ketika proses produksi vaksin Zifivax.

“Vaksin Zifivax legal secara murni dan halal karena proses produksinya memenuhi standar halal dan tidak sedikitpun menggunakan zat haram dan/atau najis,” kata Asruron.

BACA JUGA  Mengetahui Efek Samping Vaksin Moderna

Ia melanjutkan, “Kedua, vaksin COVID-19 dari Anhui sebagaimana nomor satu dapat digunakan, asalkan keamanannya sudah dijamin oleh pakar atau lembaga yang berkompeten.”

Asruron juga menjelaskan bahwa tahapan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kehalalan dari vaksin Zifivax adalah pemeriksaan dokumen, pemeriksaan lapangan atau peninjauan langsung dengan kunjungan dari tim auditor ke pabriknya langsung yaitu di Zhifei Longcom Bioopharm Pharmaceutical Co., Ltd. Hefei, China.

“Pada saat pemeriksaan di lokasi pabrik Anhui, China, pemeriksaan dilakukan langsung oleh para tim auditor LPOM MUI yang didampingi oleh Panitia Fatwa MUI,” jelas Asruron.

Ia melanjutkan, “Setelah proses audit dilakukan oleh tim auditor, diadakan pertemuan untuk melakukan pembahasan dan kajian mengenai aspek politik.”

Asruron juga mengatakan MUI hadir untuk menjamin keamanan produk vaksin. Hal ini bertujuan untuk mencapai kekebalan kesehatan masyarakat dari COVID-19.

BACA JUGA  Cara Mendownload Sertifikat Vaksin Covid-19

“Salah satu fungsi di hadirkannya MUI adalah untuk memberikan perlindungan, pendampingan dan pelayanan publik yang salah satunya terkait dengan jaminan keamanan produk pangan, obat-obatan dan kosmetika, termasuk juga vaksin,” jelas Asruron.

Ia melanjutkan, “Upaya ini merupakan upaya wajib yang di lakuan untuk mencapai kekebalan kelompok kesehatan masyarakat dan juga untuk memulihkan bangsa dari wabah Covid-19.”

Sebelumnya, Presiden BPOM Penny K Lukito juga mengumumkan bahwa telah diberikan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin tersebut.

Izin BPOM diberikan setelah melewati kajian ekstensif dengan Komite Nasional Evaluasi Khusus Vaksin COVID-19 dan ITAGI terkait keamanan, khasiat, dan juga kualitas vaksin.

Selain halal mui sebut vaksin zifivax punya efikasi 81%

Selain halal vaksin zifivax punya efikasi 81%, juga diketahui menggunakan platform subunit protein rekombinan.

Platform vaksin tersebut terbuat dari glikoprotein tinggi atau bagian kecil dari virus agar bisa merangsang sistem kekebalan tubuh ketika disuntikkan ke dalam tubuh manusia.

BACA JUGA  Cara Mendaftar Vaksinasi Covid-19 Secara Online

Vaksin Zifivax dapat disimpan pada suhu khusus 2-8°C, sehingga cocok untuk Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis.

Untuk injeksi, vaksin diberikan tiga kali secara bertahap dengan jeda waktu satu bulan dari injeksi pertama ke injeksi yang berikutnya. Dosis vaksin yang akan diberikan untuk setiap injeksi adalah 25 mcg (0,5 mL).

Hasil uji klinis fase I, II, dan III vaksin zivifax punya efikasi 81,71 persen, dihitung 7 hari setelah menerima vaksin dosis lengkap.

Khasiat Vaksin Zifivax punya efikasi 81,4 persen, dihitung 14 hari setelah menerima vaksin dosis lengkap.

Berdasarkan analisis dari beberapa rentang usia, kemanjuran vaksin ini untuk usia 18-59 tahun adalah 81,51 persen dan untuk orang yang berusia 60 tahun ke atas vaksin zivifax punya efikasi 87,58 persen.