Sumpah Pemuda 28 Oktober, Begini Sejarah Lengkapnya
Museum Sumpah Pemuda (Google Maps)

Sumpah Pemuda 28 Oktober, Begini Sejarah Lengkapnya

Sumpah Pemuda- Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap tahunnya bertujuan untuk memperingati Jasa para Pahlawan Indonesia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momen penting karena mengajak masyarakat mengingat perjuangan bangsa Indonesia.

Sebelum akhirnya menjadi peristiwa yang diperingati setiap tahun, Sumpah Pemuda diawali dengan keputusan pertemuan pemuda atau konferensi pemuda. Saat itu, pertemuan berlangsung pada 27-28 Oktober 1928.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang sejarah dan isi Sumpah Pemuda, Simak ulasannya di bawah ini.

Kemenpora Hadirkan Napak Tilas Kebangsaan

Untuk memperingati hari sejarah penting ini, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora menggelar Kegiatan Napak Tilas Kebangsaan pada Minggu (24/10).

Kegiatan ini diikuti oleh 93 peserta terpilih dengan rincian 10 aktivis pemuda yang mewakili organisasi kepemudaan di tingkat nasional, 34 aktivis pemuda yang mewakili 34 provinsi dan 49 aktivis BEM dari seluruh Indonesia di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat.

BACA JUGA  Peristiwa 30 September Malam Kelam Tewasnya 7 Jenderal

“Kami berharap, melalui Hari Sumpah Pemuda Nasional di Napak Tilas 2021, dapat terformulasinya ide dan gagasan pemuda Indonesia tentang komitmen persatuan dan kesatuan bangsa dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang adil dan makmur,” kata Tenaga Ahli Menpora Syamsul Qomar, Minggu (24/10).

Tambahnya “Serta menjadikan pemuda sebagai garda terdepan dalam gerakan kebangkitan untuk melawan pandemi COVID-19 yang berakibat keterpurukan pada sistem sosial dan ekonomi negara”.

Di sisi lain, Plt Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda, Sumadi mengatakan, dekade Napak Tilas dalam Sumpah Pemuda tahun ini dibentuk untuk menyadarkan generasi muda akan pentingnya sejarah perjuangan bangsa, semangat nasionalisme, dan semangat kebangsaan.

Mempromosikan ideologi Pancasila, serta upaya penanggulangan dan mengurangi remaja berisiko.

BACA JUGA  Sumpah Pemuda, Berikut Makna, Tujuan Serta Para Tokohnya

“Diharapkan melalui kegiatan Hari Sumpah Pemuda Nasional 2021, kita dapat mendorong generasi muda kreatif untuk bangkit dan tetap produktif di masa pandemi COVID-19, serta tidak melupakan Pancasila dan sejarah perjuangan bangsa ini,” kata Sumadi.

Sejarah Awal PPPI

Sejarah usaha pemuda dimulai dengan berdirinya organisasi-organisasi lokal.

Beberapa diantaranya adalah Tri Koro Darmo yang kemudian menjadi Jong Java pada tahun 1915, Jong Soematranen Bond pada tahun 1917, dan Jong Islamieten Bond pada tahun 1924.

Pada tahun 1926, konferensi pemuda pertama berhasil diadakan dan Perhimpoenan Peladjar-Peladjar Indonesia (PPPI) didirikan.

PPPI telah menjadi organisasi lintas inti yang anggotanya berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1928, diselenggarakan Kongres Pemuda Kedua dalam tiga kali pertemuan di gedung yang berbeda atas prakarsa PPPI.

BACA JUGA  Kisah Pahlawan Revolusi Mayjen Sutoyo Jadi Korban G30SPKI

Pada tanggal 27-28 Oktober 1928 diadakan pertemuan dengan dihadiri oleh organisasi kepemudaan Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Pemoeda Indonesia, Jong Islammieten Bond, Jong Celebes, Sekar Rukun, Jong Ambon dan juga Pemuda Kaum Betawi.

Tanggal 28 Oktober 1928, keputusan Konferensi Divisi Pemuda dibacakan. Penilaian dibacakan berdasarkan ide-ide yang dikembangkan.

Sebelum mengakhiri konferensi, WR Supratman juga membawakan lagu Indonesia Raya yang mendapat sambutan sangat baik. Indonesia Raya kemudian menjadi lagu kebangsaan Indonesia yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

Bait Sumpah Pemuda

Pertama, kami Putra-Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kedua, kami Putra-Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga, kami Putra-Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.