Prestasi Olahraga

Semoga Prestasi Olahraga Di Indonesia Lebih Baik Lagi, Pak Menpora

Prestasi Olahraga Di Indonesia VNeews – Menteri Pemuda Olahraga Zinedine Amalli sekali lagi diakui untuk finis ketiga Indonesia di Mediterranean Games 2021. Kami berharap prestasi olahraga tanah air semakin meningkat di masa mendatang.

Indonesia menempati urutan ketiga dengan 69 medali emas, 92 medali perak, dan 80 medali perunggu di Olimpiade Hanoi yang diadakan bulan lalu.

Keberhasilan Indonesia menjadi bukti bahwa program National Sports Great Design (DBON) Kemenpora berjalan dengan baik. Selain itu, Kemenpora adalah salah satu kementerian yang lebih kecil.

Tak hanya olahraga, sektor pemuda juga menarik perhatian Amalie. Salah satunya adalah Pengurus Pusat Persatuan Mahasiswa Katolik Indonesia (PP PMKRI) yang berterima kasih atas dukungan Amali terhadap organisasinya.

BACA JUGA  F1 GP Rusia: Lewis Hamilton Segel Kemenangan ke-100

Menurutnya, perkembangan prestasi olahraga di Indonesia semakin meningkat selama kepemimpinan Menpora Amali. Ia berharap, kelompok pemuda, khususnya PMKRI, bisa meraih hasil serupa.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada saudara saya karena manajemen Menpora telah mendukung pembangunan kami selama lebih dari dua tahun,” kata Benidiktus Papa PP Presiden PMKRI, saat ditemui Menpora Amali di kantor Kemenpora di Senayan, Jakarta, Selasa. 14/6).), dari siaran pers detikSport.

Ditambahkan Benny yang didampingi Johannes Barending, Presiden Institut Kewirausahaan, Anastasia Rosalinda, Presiden Institut Kesehatan Charistania dan Presiden Institut Media dan Jurnalisme.

“Kami melihat perkembangan olahraga di Indonesia meningkat selama kepemimpinan Anda. Kami juga berharap prestasi anak-anak muda ini dalam olahraga juga mempengaruhi anak-anak muda, jadi terima kasih sekali lagi. perak

BACA JUGA  Peran Pemain Bola Voli Bedasarkan Posisi Nomor Urutannya

PP PMKRI akan menggelar Musyawarah Nasional ke-32 dan KKL ke-31 dengan tema “Menegaskan kembali arah pembangunan nasional yang berkeadilan setelah penetapan ibu kota” di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 20-26 Juni. kepulauan”.

Menurutnya, topik ini merupakan dukungan bagi PP PMKRI karena merupakan pencapaian utama Ketua Umum Joko Widodo.

“Ini sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap tekad IKN yang tujuannya adalah memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Kami berharap ini menjadi pembahasan penting dalam pertemuan tersebut, yang berdampak baik dan memberikan rekomendasi penting dari PMKRI dari sisi lingkungan, sosial dan budaya. Pertama, berdampak positif tanpa mengabaikan komunitas dan kelompok lain yang pernah ada.”