Siapakah yang boleh jadi khatib?

Siapakah yang boleh jadi khatib?

Jawaban :

Yang boleh jadi khatib yaitu

a.Laki-laki

b.Wajib menutup aurat

c.Suci dari najis baik pakaian, badan dan tempatnya

d.Khutbahnya ditempat yang sah didirikan jumah

e.Sah menjadi Imam bagi suatu kaum

f. Meyakini rukun khutbah sebagai rukun dan sunnah khutbah sebagai sunnah bagi yang alim, bagi yang tidak asalkan tidak meyakini fardhunya khutbah diyakini sunnah

Penjelasan untuk Siapakah yang boleh jadi khatib?

Istilah “Khotib” diambil dari bahasa Arab “Khotibun” yang berarti orang yang berkhutbah (memberikan ceramah tentang agama islam). Khotib ialah orang yang menyampaikan dakwah mengenai ajaran agama islam, yaitu agama Allah SWT yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

 

Adapun peranan dari seorang khatib yaitu dalam dunia pendidikan, terutama di era modern yang kebanyakan masyarakatnya berada dalam kondisi mora yang memprihatinkan serta terjadinya pengikisan nilai-nilai luhur budaya yang terdapat dalam masyarakat.

 

Adapun syarat untuk menjadi khatib yaitu

a. Laki-laki

b.Menutup auratnya dalam dua khutbah

c.Suci dari dua hadats dan najis yang tidak di ma’fu (di Maafkan)

d. Mengeraskan khutbahnya sekira dapat didengarkan oleh jama’ah jum’ah 40 orang yang dapat menjadikan terhitungnya keabsahan jum’at

e.Khutbah dengan berdiri bila mampu dan duduk diantara dua khutbah sekedar ukuran thuma’ninah, bila ia khutbah dengan duduk karena adanya ‘udzur maka pisahkan khutbah pertama dan yang ke dua dengan diam seukuran melebihi dari diamnya orang mengambil nafas, begitu juga pisahkan dengan diam bila ia mampu berdiri saat khutbah tapi tidak mampu duduk diantara kedua khutbahnya

f.Sah menjadi imam sholat bagi suatu kaum

g.Meyakini rukun dalam khutbah menjadi rukun dan sunahnya menjadi sunnah bila ia memiliki pengetahuan,bila tidak memeiliki pengetahuan maka asalkan tidak meyakini wajibnya khutbah menjadi sunnah.

g.Duduk diantara dua khutbah seukuran melebihi thuma’ninahnya sholat

hTerus-menerus diantara dua khutbah dan diantara sholat dan khutbah

i.Dapat berbahasa arab

j.Diperdengarkan 40 orang

k.Semua khutbahnya di waktu dhuhur

 

Selain syarat yang telah ada diatas, seorang khotib juga harus menguasai ilmu agam Islam secara mendalam.

 

Alasan nya ialah isi dari khutbah berhubungan dengan masalah keagamaan, seperti penyampaian kabar gembira maupun peringatan-peringatan dari Allah SWT.

 

Khotib juga harus bisa memberikan petuah untuk mengajak para jama’ah melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar. Berkaitan dengan hal ini, juga ada beberapa alasan mengapa seorang khotib haruslah orang yang berpengetahuan luas tentang agama, yaitu :

 

Khotib merupakan seseorang yang bertugas untuk menyampaikan Risalah Nabi yang sumbernya adalah dari Al Qur’an dan Al Hadits. Oleh karena itu, seorang KHotib harus memiliki kemampuan dalam bidangm Agama serta mengatahui agama dari sumber-sumbernya yang asli. Hal tersebut bertujuan agar ia tidak melakukan kekeliruan atau kesalahan yang justru dapat menyesatkan bagi para jamaah dalam menyampaikan Risalah-risalah Nabi.

 

Dalam menyampaikan khotbahnya , khotib dapat menyelipkan kisah-kisah yang tercantum dalam Al-Qur’an dan As- Sunnah. Jika terdapat kesan abstrak dari kisah-kisah tersebut, maka khotib harus berusaha mendiskripsikannya dengan hal-hal yang mampu ditangkap oleh panca indera. Hal ini dilakukan agar para jama’ah mudah memahami dan meyakini apa yang disampaikan oleh khotib.(Lt)