Strategi Bisnis Kuliner Di Masa Pandemi

Strategi Bisnis Kuliner Di Masa Pandemi – Indonesia adalah produsen dan konsumen kopi terbesar di dunia. Hal ini terjadi karena bagi masyarakat Indonesia, minum kopi merupakan tradisi untuk merayakan nilai persatuan dan mempererat persaudaraan. Peminum kopi semakin meningkat di Indonesia dan keberadaan kedai kopi modern di Indonesia juga semakin meningkat dengan tren ini. Namun, kebijakan pemerintah untuk memerangi wabah Covid-19 dan penyebaran wabah (pemberlakuan PSBB) memberikan pukulan telak bagi industri kopi, khususnya industri kedai kopi. Namun, kemunculan jenis kedai kopi baru yang menggunakan strategi digital marketing berpotensi sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Bisnis yang dipilih sebagai fokus penelitian adalah Morphy Coffee, bisnis coffee shop yang didirikan oleh mahasiswa IKB LSPR dan terdampak pandemi Covid-19; Morfee Coffee terpaksa menutup gerainya dan mengubah model bisnisnya menjadi fokus pada pemasaran digital sebagai jawaban atas tantangan selama pandemi dari tahun 2020 hingga sekarang. Untuk itu, kopi Morphy dianggap sebagai fokus penelitian. Metode penelitian ini menggunakan pemasaran kualitatif dengan paradigma interpretif dan menggunakan 7 bauran pemasaran dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Morphy Coffee tidak menerapkan pemasaran digital yang efektif, jika Morphy Coffee mengoptimalkan strategi pemasaran digitalnya, Morphy Coffee dapat memiliki model bisnis yang berkelanjutan bahkan di tengah pandemi.

Agustinus, M., dan Prasetyavati, Y.R. (2020). Pengaruh Kualitas Informasi pada Instagram dan Electronic Word of Mouth pada Gambar Dapurfit. Profesi Humas, 5 (1), 82-97. https://doi.org/10.24198/prh.v5i1.23966

Strategi Bisnis Kuliner Di Masa Pandemi

Gama, M.A. (2018). Strategi Komunikasi Pemasaran Tjangkir Kopi 13. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 7 (2), 148-153.

Webinar Dengan Tema “strategi Dan Peningkatan Produktifitas Industri Kecil Menengah Di Tengah Situasi Pandemi”

Hamidah, N.A. dan Hoki, M.S. (2019). Strategi pemasaran dan analisis SWOT sebagai pengembangan bisnis toko: studi literatur dan desain bisnis untuk toko kafe rugi. Margin Eco: Jurnal Pengembangan Bisnis dan Bisnis, 3 (2), 14-29.

Hendravan, A., Suchahyowati, H., Kahyandi, K., Indriani, & Rayendra, A. (2019). Dampak Digital Marketing Terhadap Kinerja Penjualan Produk UMKM Asti Gauri Di Kabupaten Bantasari Kabupaten Silacap. Jurnal Administrasi dan Sekretariat, 4 (1), 53-60.

Keller, KL (2008). Manajemen Merek Strategis: Membangun, Mengukur, dan Mengelola Ekuitas Merek (edisi ke-3). Pearson Prentice Hall, Inc.

Nasihin, M.A., Subagyo, S.E.F., Erfariani, S.A., dan Farida, S.N. (2020). Strategi Bisnis New Common Era di Kedai Kopi Surabaya: Studi Kasus Baby’s Coffee Surabaya. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 13 (2), 76-78.

Usaha Kuliner Yang Bisa Dikembangkan Di Desa

Oktaviani, F. dan Rustandi, D. (2018). Implementasi digital marketing dalam membangun brand awareness. Profesi Humas, 3 (1), 1-20. https://doi.org/10.24198/prh.v3i1.15878

Rafia, K.K. (2020). Tinjauan strategi pemasaran yang efektif untuk kedai kopi UMKM dalam menghadapi epidemi. Jurnal Ekonomi Terapan dan Bisnis, 16 (2), 30-38.

Soedarsono, D. K., Muhammad, B., Adamu, A. A., & Pradita, K. A. (2020). Mengelola Komunikasi Pemasaran Digital Coffee Shop Menggunakan Instagram. Internasional Teknologi Seluler Interaktif, 14(5), 108-118.

Adithiya, S., dan Jaya, M.P.P. (2021). Strategi Digital Marketing Produk Minuman Kopi Selama Pandemi. Penelitian Bisnis dan Pariwisata, 1(1), 37-46. https://doi.org/10.37535/104001120213 Pandemi Covid-19 juga telah melemahkan perekonomian nasional dan internasional. Berbagai sektor industri, termasuk bisnis kuliner, mengalami gangguan seperti pasokan bahan baku, permintaan produk, kekurangan tenaga kerja, dan kebingungan bisnis.

Orientasi Pasar Dan Orientasi Kewirausahaan Dalam Mempengaruhi Kinerja Pemasaran Di Masa Recovery Pandemi Covid 19

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap bisnis kuliner di kota Padang dan strategi yang diperlukan untuk beradaptasi di era new normal ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bisnis kuliner

Pelaku bisnis kuliner harus mampu mendapatkan kepercayaan konsumen dengan produk yang aman, sehat dan higienis, menerapkan protokol kesehatan, memaksimalkan pemasaran online, memenuhi take away dan delivery order, diversifikasi atau inovasi produk berupa makanan sehat dan beku, serta meningkatkan Kualitas produk.

Luaran dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pelaku usaha kuliner di Kota Padang dan menentukan strategi yang tepat untuk beradaptasi dengan new normal. Dalam jangka panjang, hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi bisnis yang serba darurat dan penuh ketidakpastian.

Selain berdampak serius pada kesehatan, wabah covid-19 juga telah melemahkan perekonomian nasional dan internasional. Berbagai sektor industri, termasuk usaha kuliner, mengalami kendala seperti pasokan bahan baku, permintaan produk, kekurangan tenaga kerja, dan ketidakpastian usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi terhadap bisnis kuliner di Kota Padang dan strategi yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman tersebut.

Strategi Umkm Bertahan Di Masa Pandemi: Digital Marketing

Ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui berbagai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki bisnis kuliner selama masa pandemi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha kuliner adalah diversifikasi produk dan jasa. Bisnis kuliner harus bisa mendapatkan kepercayaan konsumen dengan produk yang aman, sehat dan higienis, menerapkan protokol kesehatan, memaksimalkan pemasaran online, memenuhi permintaan.

Dan meningkatkan kualitas produk. Tujuan keluaran dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh pelaku usaha kuliner di kota Padang dan menentukan strategi yang tepat untuk diterapkan untuk adaptasi ke depan.

. Dalam jangka panjang, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi bisnis untuk menghadapi situasi darurat dan tidak pasti.

Amani, Natasha Khairunisa. 2020. Update 21 Juli: Kasus Covid-19 Corona di dunia 14,6 juta,8,2 juta pasien sembuh. https://www.liputan6. com/global/read/4310701/update-21-Juli-corona-case-covid-19-the-world-through-146-million-82-million-patients-sembuh. (Diakses 21 Juli 2020)

Vol. 2 No. 1 (2022): Seminar Nasional Hubisintek

Ketidaksenonohan 2017. Analisis Potensi Usaha Kecil Menengah di Kota Padang. Manajemen dan Bisnis Sriwijaya, vol.15, no. 3, ISSN: 1412-4521

Bahtiyar, Rhys Agil dan Saraghih, Julie Panglima. 2020. Dampak Covid-19 terhadap keruntuhan ekonomi sektor UMKM. Informasi Singkat, Vol. XII, tidak. 6/II/Puslit/Maret/2020

Biro Komunikasi dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. 2020. Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Pemerintah Siapkan Skenario Normal Baru. https://www.kemkes.go.id/article/view/20052900001/vaccin-covid-19-belum-discovered-governmental-prepared-skenario-new-normal.html. (Diakses pada 23 Juli 2020)

Bismala, Leela dan Handayani, Susie. 2014. Model Pengelolaan UMKM Berdasarkan Analisis SWOT. Prosiding Seminar Nasional PB3I ITM 2014

Membangun Bisnis F&b Di Masa Pandemi Dengan Modal Cloud Kitchen

Burhan, Fahmi Ahmad. 2020. Bisnis Menurun Akibat Pandemi Corona, UMKM Bisa Ubah Strategi Bisnis. https://katadata.co.id/berita/2020/04/15/bisnis-anjlok-hasil-pandemi-corona-umkm-bisa-ubah-strategi-usaha). (Diakses 11 Juli 2020)

Harfita, Devi, Trividyastuti, Irvandi Gustari. 2017. Analisis Strategi Bisnis di PT Gancia Citra. Eksekutif, Vol. 14, tidak. 2 Desember 2017

Juwono, Onni. 2011. Analisis Manajemen Strategis Perusahaan Waralaba (Studi Kasus Pada Restoran Cepat Saji McDonald’s) Periode Oktober – Desember 2011. http://fe.budiluhur.ac.id/wp-content/uploads/2011/05/-ANALYSIS- MANAJEMEN- STRATEGI -McDONALDS_Onny_Yuwono.pdf. (Diakses 25 Juli 2020)

Liputan6.com. (2020). Dampak skenario terburuk Corona, pertumbuhan negatif ekonomi Indonesia sebesar 0,4 persen https://www.liputan6.com/bisnis/read/4216385/skenario-terunjuk-impak-corona-ekonomi-indonesia-tumbuh-negatif- 04-persen. (Diakses 24 Juli 2020)

Tips Bisnis Lokal Sukses Di Masa Pandemi

Sancoco, Aldo Hardy. 2015. Strategi Pengembangan Usaha Food and Beverage Food Depot Surabaya. AGORA, Vol. 3, tidak. 1, (2015).

Tawfiq dan Ayuningtyas, Eka Avianti. 2020. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Bisnis dan Kehadiran Platform Online. Pengembangan Kewirausahaan, Vol. 22, tidak. 01 April 2020 Sektor kuliner masih dan akan terus unggul dalam bidang bisnis. Makanan adalah kebutuhan sehari-hari. Baik itu untuk makan biasa, camilan, atau terkadang makanan khusus yang dibutuhkan pada waktu tertentu. Bisnis ini berkembang. Meski pandemi masih berlangsung, bisnis kuliner tetap bisa beroperasi dengan cara take away atau delivery.

Pengembangan jenis bisnis kuliner juga perlu dimaksimalkan agar dapat memasarkan bisnis makanan ke pasar online yang lebih luas. Untuk memaksimalkannya, Anda harus mengetahui tips berikut yang dapat membantu Anda berjualan online sesuai permintaan. Terutama tips pemasaran bisnis kuliner.

Sekarang, semuanya sudah digital. Untuk memanfaatkannya, Anda bisa mendaftarkan bisnis kuliner Anda di mesin pencari Google dan beberapa aplikasi food review seperti Zomato. Ini mungkin berpengaruh karena beberapa orang sekarang mencari rekomendasi makanan terdekat dengan mencari melalui dua pencarian yang disebutkan di atas.

Cerita 4 Umkm Kuliner Jaga Roda Perekonomian Di Tengah Pandemi Corona Covid 19

Jika Anda mendaftar untuk pencarian restoran digital, beberapa pelanggan baru akan datang jika mereka tertarik dengan makanan Anda. Namun, ingat bahwa rasa adalah faktor utama. Oleh karena itu, upayakan kualitas rasa agar dapat menarik lebih banyak pengguna untuk datang melalui pencarian mereka di aplikasi pencarian.

Saat ini, Anda tidak perlu datang langsung ke tempat untuk membeli makanan. Banyak platform pesan-antar makanan seperti Gofood dan Grabfood telah beralih untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian. Juga, kedua platform memiliki peringkat dan rekomendasi untuk toko terdekat atau terbaik untuk pelanggan.

Melalui aplikasi ini, bentuk pemasaran produk dapat memperluas pasar konsumen di satu tempat. Selanjutnya, Anda dapat memasukkan promosi berupa diskon atau cashback untuk meningkatkan daya tarik konsumen untuk mencoba produk yang Anda jual. Jika rasanya cocok, bukan tidak mungkin konsumen akan kembali membeli.

Tips ini adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Saat ini, banyak konsumen akan merujuk pada ulasan dan testimonial yang diberikan oleh konsumen lain untuk mengidentifikasi suatu produk sebelum membeli. Review dan testimoni merupakan salah satu tolak ukur kepercayaan konsumen terhadap suatu produk.

Strategi Pemasaran Untuk Penguatan Daya Saing Usaha Kecil Dan Menengah (ukm) Sambel Instan Pasca Pandemi Covid 19 (studi Kasus Cv Progressive Gresik)

Jadi, saatnya Anda meninjau kolom ulasan dan testimonial. Ketika ulasan buruk datang, tanggapi dengan cerdas dan tawarkan solusi dalam bentuk peningkatan produk. Namun jika review yang masuk positif, jangan berpuas diri dan terus tingkatkan pelayanan dan kualitas produk.

Pengaruh influencer di dunia digital tidak bisa dipandang sebelah mata. Influencer sebenarnya dapat menarik audiens ke hal-hal yang mereka promosikan. Ada banyak jenis influencer. Ada tingkatan dari besar hingga kecil. Kemudian ada pembagian. Semua kategori ini dapat disesuaikan sesuai dengan tujuan masing-masing produk.

Salah satu influencer terbaik untuk produk makanan adalah kategori food vlogger. Influencer jenis ini memiliki audiens yang fanatik dengan makanan, sehingga target audiens Anda mungkin tepat sasaran. Anda dapat mengirim produk makanan ke influencer secara gratis, membagikan ulasan mereka, dan menunjukkan nama produk di media sosial untuk kesadaran audiens.

Perkembangan media sosial semakin meningkat setiap tahunnya. Media sosial dapat membuat ini lebih mudah

Peluang Bisnis Yang Bikin ‘cuan’ Di Tengah Pandemi .:: Sikapi ::