Cara Menggunakan Aplikasi Data Saham Indonesia

Cara Menggunakan Aplikasi Data Saham Indonesia

Menggunakan Aplikasi Data Saham Vneews – Perkembangan teknologi berdampak pada semua sektor, termasuk dunia investasi dan ekuitas. Tentu saja selama ini banyak alat atau instrumen yang akhirnya muncul, seperti aplikasi data saham Indonesia. Tapi bagaimana cara menggunakan aplikasi data saham Indonesia yang benar?

Kami akan membahas tentang aplikasi data saham indonesia secara rinci. Mulai dari menu yang di tawarkan hingga cara meggunakannya. Aplikasi Data Saham Indonesia merupakan salah satu tools yang dapat di gunakan untuk berinvestasi di dunia digital ini.

Dengan demikian proses investasi menjadi lebih praktis dan cepat. Untuk itu simak penjelasan tentang data saham Indonesia berikut ini:

Menu Pada Data Saham Indonesia

Sebelum mengetahui cara menggunakan aplikasi Data Saham Indonesia, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu menu-menu yang tersedia. Sehingga Anda bisa mengetahui setiap menu serta fungsinya. Agar lebih jelas, di bawah ini adalah daftar menu-menu yang ada di dalamnya dan fungsi dari menu tersebut, yaitu:

Menu Utama (Index, Watchlist, Portofolio)

Aplikasi Data Saham Indonesia memiliki 3 menu utama atas yaitu Watchlist, Index dan Portofolio. Kegunaannya juga bermacam-macam, berikut penjelasan menunya:

  • Watchlist, menu ini untuk mengedit judul-judul yang ingin di masukkan ke dalam Watchlist. Cara menggunakan menu ini adalah dengan tap menu Search di kanan bawah layar. Setelah masuk dalam Daftar Pantauan, analisis saham dapat di lakukan dengan mudah.
  • Index, di gunakan untuk melihat pergerakan floating indeks secara keseluruhan di bursa. Termasuk indeks sektoral, LQ45, IHSG dan sebagainya. Menu ini sangat berguna bagi trader jangka pendek untuk melihat potensi pasar secara luas.
  • Portofolio, berbagai informasi akan di tampilkan dalam menu ini. Seperti data fundamental perusahaan, tinjauan saham, analisis teknikal, buku pesanan, sejarah band dan berita perusahaan. Kemudian informasi dalam menu ini dapat di jadikan acuan untuk analisa teknikal data fundamental.

Screening saham

Data Saham Indonesia juga telah menyediakan menu screening. Sehingga dengan menggunakan aplikasi Data Saham Indonesia dapat lebih mudah untuk melihat saham-saham tersebut. Pengguna dapat mengedit kriteria share yang di inginkan dan mengelompokkannya berdasarkan kriteria tertentu.

Top stock

Menu ini akan menampilkan deretan saham dengan urutan penurunan terdalam atau kenaikan tertinggi dalam 1 hari. Namun, menu ini juga bisa di atur sesuai keinginan pengguna. Misalnya untuk melihat daftar saham berdasarkan frekuensi tertinggi, penjualan luar negeri tertinggi dan lain-lain.

Juga cara menggunakan aplikasi Data Saham Indonesia pada Top Stock dapat di gunakan untuk screening dengan cara moving averages. Misalnya saat ingin melihat saham-saham dengan MA yang sedang kuat jual atau kuat beli, atau cek saham-saham dengan MA golden cross.

Top Stock by Broker

Selanjutnya adalah menu untuk melihat broker secara detail. Sehingga Anda dapat mengetahui apakah broker mendistribusikan saham tertentu atau terakumulasi. Misalnya untuk melihat saham apa saja yang terakumulasi di broker YP.

Cara menggunakannya, cukup ketik kode broker yang bersangkutan, lalu tentukan tanggal tertentu.

Cara Menggunakan Aplikasi Data Saham indonesia

Sama seperti saat menggunakan aplikasi saham lainnya, berbagai formula juga dapat di terapkan di Data Saham Indonesia. Salah satunya adalah penerapan formula open stock = low screening. Rumus ini di gunakan sebagai indikator untuk mengidentifikasi lonjakan harga saham.

✅ BACA JUGA  Cara Membeli Saham Untuk Yang Ingin Memulai Investasi

Kali ini kami akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan data saham Indonesia dengan menggunakan rumus tersebut. Caranya mudah, pengguna cukup memasukkan rumus analisis dan berikut langkah-langkahnya lebih detail:

  • Download dan install aplikasi Data Saham Indonesia melalui Play Store.
  • Jadi pertama buat akun di aplikasi.
  • Kemudian kunjungi bagian menu di kiri atas layar.
  • Pilih menu screening.
  • Kemudian buatlah bahasa baru sebagai perintah pada menu Screening. Anda dapat melakukannya dengan mengetuk menu Tambah di sudut kanan bawah layar ponsel.
  • Ketik nama perintah Open = Low.
  • Di menu Skor, masukkan ‘0’.
  • Salin kode perintah di atas ke bagian Kriteria.
  • Selanjutnya pada bagian Sort by pilih Value.
  • Jangan lupa klik Simpan setelah memasukkan perintah baru.

Ketika perdagangan saham di buka kembali, pengguna dapat langsung mengetuk pesanan baru. Kemudian aplikasi Data Saham Indonesia secara otomatis akan menampilkan deretan saham yang memiliki nilai open = low yang sama.

Cara Berlangganan Aplikasi Data Saham Indonesia

Pada dasarnya Data Saham Indonesia adalah aplikasi premium yang bisa berlangganan. Sehingga pengguna dapat memanfaatkan aplikasi secara optimal saat berlangganan.

Setelah berlangganan, penggunaan aplikasi Data Saham Indonesia bisa lebih luas lagi berkat banyaknya fitur premium yang tersedia. Berikut adalah langkah-langkah yang di perlukan untuk mendaftar aplikasi Data Saham Indonesia:

  • Buka aplikasi Data Saham Indonesia di perangkat yang Anda gunakan.
  • Pilih menu Upgrade to premium agar bisa berlangganan bulanan.
  • Anda akan di arahkan untuk memilih metode pembayaran. Beberapa cara yang bisa dipilih adalah kredit, kartu kredit atau Alfamart atau Indomaret.
  • Isi detail informasi pembayaran sesuai petunjuk di layar perangkat seluler.
  • Tunggu hingga proses berhasil.
  • Setelah sukses, pengguna Data Saham Indonesia dapat menikmati keuntungan sepenuhnya.

Aplikasi ini cukup lengkap dan cara penggunaan aplikasi Data Saham Indonesia ini cukup sederhana. Aplikasi ini juga sangat ramah bagi pengguna baru yang memasuki dunia investasi dan saham untuk pertama kalinya. Oleh karena itu aplikasi ini sangat di di gemari oleh para pedagang dan investor.

Data saham Indonesia juga dapat digunakan dalam dua versi yaitu gratis dan berlangganan. Dengan banyaknya menu, data stok Indonesia dapat di gunakan untuk berbagai aktivitas. Sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna aplikasi.